Sabtu, 11 April 2015

MENJADI SUAMI YANG BAIK



Ada 8 nasihat untuk para lelaki, yang menurut saya cukup bagus juga, inilah ke 8 nasihat itu:
1. Kakek berkata, hargai istrimu sebagaimana engkau menghargai ibumu, sebab istrimu juga seorang ibu dari anak-anakmu.
2. Jika marah boleh tidak berbicara dengan istrimu, tapi jangan bertengkar dengannya (membentaknya, mengatainya, memukulnya).
3. Jantung rumah adalah seorang istri. Jika hati istri mu tidak bahagia, maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian). Maka sayangi istrimu agar dia bahagia dan kau akan merasa seperti di surga.
4. Besar atau kecil gajimu, seorang istri tetap ingin diperhatikan. Dengan begitu, maka istrimu akan selalu menyambutmu pulang dengan kasih sayang.
5. 2 orang yang tinggal 1 atap (menikah) tidak perlu gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah. Karena keduanya bukan untuk bertanding melainkan teman hidup selamanya.
6. Di luar banyak wanita idaman melebihi istrimu. Namun mereka mencintaimu atas dasar apa yang kamu punya sekarang, bukan apa adanya dirimu. Saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita tersebut akan meninggalkanmu dan punya pria idaman lain di belakangmu.
7. Banyak istri yang baik. Tapi di luar sana banyak pria yang ingin mempunyai istri yang baik dan mereka tidak mendapatkannya. Mereka akan menawarkan perlindungan terhadap istrimu. Maka jangan biarkan istrimu meninggalkan rumah karena kesedihan, Sebab ia akan sulit sekali untuk kembali.
8. Ajarkan anak laki-lakimu bagaimana berlaku terhadap ibunya, sehingga kelak mereka tahu bagaimana memperlakukan istrinya.

Islam memberikan banyak kiat untuk menjadi suami yang baik. Bagaimanakah cara untuk menjadi suami yang baik? Berikut ini kami sampaikan 10 kiat, yaitu;
1. Mempergauli istri dengan cara yang ma’ruf (baik)
Allah berfirman, artinya, “Dan bergaullah dengan mereka(para istri) dengan baik.” (QS. an-Nisa’: 19).
Ibnu Katsir berkata, “Berkatalah yang baik kepada istri kalian, perbaguslah amalan dan tingkah laku kalian kepada istri. Berbuat baiklah sebagaimana kalian suka jika istri kalian bertingkah laku demikian.” (Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim, Ibnu Katsir).
2. Memberi nafkah, pakaian dan tempat tinggal yang baik
Allah berfirman, artinya, “Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada istrinya dengan cara ma’ruf.” (QS. al-Baqarah: 233).
Dalam firman-Nya yang lain, artinya, “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya.” (QS. ath-Thalaq: 7).
Rasulullah shallallohu ‘laihi wasallam bersabda, ketika haji wada’,
فَاتَّقُوا اللَّهَ فِى النِّسَاءِ فَإِنَّكُمْ أَخَذْتُمُوهُنَّ بِأَمَانِ اللَّهِ وَاسْتَحْلَلْتُمْ فُرُوجَهُنَّ بِكَلِمَةِ اللَّهِ إلي أن قال وَلَهُنَّ عَلَيْكُمْ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ
“Bertakwalah kepada Allah pada (penunaian hak-hak) para wanita, karena kalian sesungguhnya telah mengambil mereka dengan amanah Allah dan kalian menghalalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah. (sampai perkataan beliau) Kewajiban kalian kepada istri kalian adalah memberi mereka nafkah dan pakaian dengan cara yang ma’ruf.” (HR. Muslim no. 1218).
Ibnu Katsir berkata, “Bapak dari si anak punya kewajiban memberi nafkah pada ibu si anak, termasuk pula dalam hal pakaian dengan cara yang ma’ruf (baik). Yang dimaksud dengan cara yang ma’ruf adalah dengan memperhatikan kebiasaan masyarakat tanpa berlebih-lebihan dan tidak pula pelit. Hendaklah ia memberi nafkah sesuai kemampuannya dan yang mudah untuknya, serta bersikap pertengahan dan hemat.” (Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim, Ibnu Katsir).
3. Mengajari istri ilmu agama
Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (Qs. at-Tahrim: 6).
‘Ali bin Abi Thalib, menantu Rasulullah mengatakan, “Ajarilah adab dan agama kepada mereka.”
Ibnu ‘Abbas berkata, “Lakukanlah ketaatan kepada Allah dan hati-hatilah dengan maksiat. Perintahkanlah keluargamu untuk mengingat Allah (berdzikir), niscaya Allah akan menyelamatkan kalian dari jilatan neraka.”
Mujahid berkata,“Bertakwalah kepada Allah dan nasihatilah keluargamu untuk bertakwa kepada-Nya.”
Adh-Dhahak dan Maqatil berkata,“Kewajiban bagi seorang muslim adalah mengajari keluarganya, termasuk kerabat, budak laki-laki atau perempuannya perkara wajib yang Allah perintahkan dan larangan yang Allah larang.” (Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim, Ibnu Katsir).
Mungkin Anda bertanya, “Bagaimana jika kita tidak bisa mendidik istri, karena kita sendiri kurang dalam hal agama?”
Jawab, hendaklah Anda memperbaiki diri. Berusaha untuk mempelajari Islam lebih dalam sehingga Anda bisa memperingatkan dan mendidik istri. Jika tidak bisa, hendaklah mengajaknya datang ke majelis ilmu sebagaimana Anda pun demikian. Atau, cara lain yang dapat meningkatkan keberagamaan Anda dan istri lebih baik dari sebelumnya.
4. Meluangkan waktu untuk bercanda dengan istri tercinta
Inilah yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad sebagaimana yang diceritakan oleh istri beliau, ‘Aisyah, Ia pernah bersama Nabi dalam safar(bepergian). ‘Aisyah lantas berlomba lari bersama beliau. ‘Aisyah berkata,
فَسَابَقْتُهُ فَسَبَقْتُهُ عَلَى رِجْلَىَّ فَلَمَّا حَمَلْتُ اللَّحْمَ سَابَقْتُهُ فَسَبَقَنِى فَقَالَ هَذِهِ بِتِلْكَ السَّبْقَةِ
Akupun mengalahkan beliau. Tatkala aku sudah bertambah gemuk, aku berlomba lari lagi bersama Rasul, namun kala itu beliau mengalahkanku. Lantas beliau bersabda, “Ini balasan untuk kekalahanku dahulu.” (HR. Abu Daud no. 2578).
5. Mengajak istri dan anak untuk rajin beribadah
Allah berfirman, artinya, “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.” ( QS. Thaha : 132).
Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda,
مُرُوا أَوْلاَدَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِينَ
“Perintahkanlah anak-anak kalian untuk melaksanakan shalat ketika mereka berumur 7 tahun. Dan pukullah mereka jika telah berumur 10 tahun.” (HR. Abu Daud, no. 495).
Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda,
رَحِمَ اللهُ رَجُلاً قَامَ مِنَ اللَّيْلِ فَصَلَّى وَأَيْقَظَ امْرَأَتَهُ فَصَلَّتْ، فَإِنْ أَبَتْ نَضَحَ فِي وَجْهِهَا الْمَاءَ
“Semoga Allah merahmati seorang lelaki yang bangun di waktu malam lalu mengerjakan shalat dan ia membangunkan istrinya lalu si istri mengerjakan shalat. Bila istrinya enggan untuk bangun, ia percikkan air di wajah istrinya…” (HR. Abu Daud, no. 1450).
6. Melihat sisi positif istri Anda
Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda,
لاَ يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِىَ مِنْهَا آخَرَ
“Janganlah seorang mukmin membenci seorang mukminah. Jika sang suami tidak menyukai suatu akhlak pada sang istri, maka hendaklah ia melihat sisi lain yang ia ridhai.” (HR. Muslim, no. 1469).
7. Jangan memukul wajah istri dan jangan pula menjelek-jelekkannya
Mu’awiyah al Qusyairi, pernah bertanya kepada Rasulullah mengenai kewajiban suami pada istri, lantas Rasulullah bersabda,
أَنْ تُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمْتَ وَتَكْسُوَهَا إِذَا اكْتَسَيْتَ -أَوِ اكْتَسَبْتَ- وَلاَ تَضْرِبِ الْوَجْهَ وَلاَ تُقَبِّحْ وَلاَ تَهْجُرْ إِلاَّ فِى الْبَيْتِ
“Engkau memberinya makan sebagaimana engkau makan. Engkau memberinya pakaian sebagaimana engkau berpakaian -atau engkau usahakan-, dan jangan engkau memukul wajah, dan jangan pula menjelek-jelekkannya serta jangan pula mendiamkannya(dalam rangka nasihat) selain di rumah.” (HR. Abu Daud, no. 2142).
8. Jangan meng-hajr (pisah ranjang dalam rangka mendidik) selain di dalam rumah
Allah berfirman, artinya, “Dan hajr-lah (pisahkanlah mereka) di tempat tidur mereka.”(Qs. an-Nisa: 34).
Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di mengatakan bahwa maknanya adalah tidak satu ranjang dengannya dan tidak berhubungan intim dengan istri sampai ia sadar dari kesalahannya (Taisir al-Karimir Rahman, ibn Sa’di).
9. Membenahi Kesalahan Istri dengan Baik
وَاسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ خيرا فَإِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ وَإِنَّ أَعْوَجَ شَىْءٍ فِى الضِّلَعِ أَعْلاَهُ إِنْ ذَهَبْتَ تُقِيمُهُ كَسَرْتَهُ وَإِنْ تَرَكْتَهُ لَمْ يَزَلْ أَعْوَجَ اسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا
“Dan berwasiatlah kepada wanita dengan kebaikan, karena sesungguhnya dia diciptakan dari tulang rusuk, dan bagian yang paling bengkok adalah tulang rusuk yang paling atas, jika kamu berusaha untuk meluruskannya, niscaya akan patah, jika kamu membiarkannya, niscaya tetap bengkok, maka berwasiatlah terhadap wanita dengan kebaikan.” (HR. Muslim, no.3720).
10. Memberikan nafkah batin
Inilah salah satu pelajaran dari hadits Abu Darda’ berikut ini.
Nabi mempersaudarakan Salman dan Abu Darda’. Suatu saat Salman mengunjungi –saudaranya- Abu Darda’. Ketika itu Salman melihat Ummu Darda’, dalam keadaan tidak gembira. Salman pun berkata kepada Ummu Darda’, “Kenapa keadaanmu seperti ini?” “Saudaramu, Abu Darda’, seakan-akan ia tidak lagi mempedulikan dunia”, jawab wanita tersebut. Ketika Abu Darda` tiba, dia membuatkan makanan untuk Salman lalu berkata, “Makanlah karena aku sedang berpuasa.” Salman menjawab, “Saya tidak akan makan hingga kamu ikut makan.” Akhirnya Abu Darda’ pun makan.
Ketika tiba waktu malam, Abu Darda’ beranjak untuk melaksanakan shalat namun Salman berkata kepadanya, ‘Tidurlah.’ Abu Darda` pun tidur, tidak berapa lama kemudian dia beranjak untuk mengerjakan shalat, namun Salman tetap berkata, ‘Tidurlah.’ Akhirnya dia tidur. Ketika di akhir malam, Salman berkata kepadanya, ‘Sekarang bangunlah,’ Abu Juhaifah berkata, ‘Keduanya pun bangun dan melaksanakan shalat, setelah itu Salman berkata, ‘Sesungguhnya Rabbmu memiliki hak, dan badanmu memiliki hak, istrimu memiliki hak atas dirimu, maka berikanlah hak setiap yang memiliki hak.’” Selang beberapa saat Nabi datang, lalu hal itu diberitahukan kepada beliau, Nabi bersabda, “Salman benar.” (HR. al-Bukhari, no. 968).
Menurut pendapat Imam Abu Hanifah, Imam Ahmad dan pilihan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, seorang suami wajib menyetubuhi istrinya sesuai dengan kemampuan suami dan kecukupan istri.
Akhirnya, semoga Allah memberikan taufik kepada kita untuk mengamalkan segala hal yang dicintai dan diridhai-Nya. Amien. Allahu a’lam.
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, segenap keluarga dan para sahabatnya.
·  Pasang niat dan berdoa untuk menjadi suami terbaik. Tanpa berniat dan berdoa anda tidak mungkin jadi suami yang cemerlang. Ramai suami terlupa.
·  Bersyukur kerana mempunyai pasangan hidup. Yakinlah bahawa isteri anda adalah pasangan terbaik yang Tuhan tentukan untuk anda. Ketentuan Tuhan adalah yang terbaik.
·  Suami mithali menjadi kebanggaan isteri. Pastikan anda membentuk sifat positif dan istimewa.
Cuba tanya diri apakah sifat atau amalan yang boleh dibanggakan oleh isteri anda.
·  Setiap hari pulang dengan senyum dan bersemangat. Apabila suami tersenyum, isteri dan anak-anak akan bahagia dan rahmat Tuhan akan turun. Senyumlah apabila sampai ke rumah.
·  Pastikan anda ada masa untuk berbual dengan isteri setiap hari. Semua isteri bahagia apabila dapat berbual dengan suami. Berapa minit yang anda luangkan untuk berbual dengan isteri setiap hari ?
·  Telefon isteri ataupun hantar SMS sekadar untuk menyatakan yang anda sayang ataupun rindu pada isteri. Isteri anda akan berasa seronok dan bahagia apabila mendapat panggilan ataupun mesej tersebut.
·  Hiburkan hati isteri anda dengan bercerita, buat lawak atau gurauan yang mesra. Setiap gurauan mengubat hati isteri dan mengeratkan hubungan suami isteri.
·  Pastikan anda bergurau senda dengan isteri di dalam kenderaan semasa dalam perjalanan ke tempat kerja ataupun ke mana sahaja. Ramai suami membazir masa dengan membisu semasa di dalam kenderaan.
·  Amalkan makan bersama setiap hari. Berbual mesra dan nasihat menasihati semasa makan. Amalan ini akan menarik hidayat Tuhan dan mengeratkan hubungan. Elakkan berbual perkara yang melalaikan semasa makan.
·  Ajak isteri mandi bersama sekali sekala. Bergurau senda semasa mandi bersama adalah sunah yang dapat mengeratkan hubungan suami isteri.
·  Bantu isteri melakukan kerja rumah. Ini adalah sunah yang dapat meringankan beban isteri, mengeratkan kasih sayang dan menbahagiakan pasangan anda.
·  Amalkan mesyuarat keluarga sekerap yang mungkin. Amalan bermesyuaratmenarik hidayat Tuhan,mengeratkan hubungan dan menyelesaikan banyak masalah.
·  Pastikan penampilan anda anggun, kemas, bersih, wangi, sihat dan ceria. Ramai suami inginkan isteri yang mengancam, tetapi mengabaikan penampilan diri sendiri. Mana adil ?
·  Didik isteri dengan memberi nasihat dan perigatan secara hikmah. Jadikan tindakan dan amalan anda sebagai contoh teladan yang cemerlang. Elakkan cakap tak serupa bikin.
·  Berikan nafkah kepada isteri mengikut keperluan keluarga dan kemampuan suami. Ramai suami mengabaikan nafkah kerana isteri bekerja. Ramai suami yang kedekut dan berkira. Ini menyebabkan isteri derita dan rumahtangga terancam.
·  Jadikan penawar hati kepada isteri. Ambil berat keperluan dan kemahuan dan peka kepada emosi dan situasi isteri. Isteri yang bahagia membentuk keluarga sejahtera
·  Sentiasa taat kepada semua perintah Tuhan dan memastikan keluarga juga patuh kepada Tuhan. ·  Suami mithali sentiasa menyimpan rahsia isteri. Ramai suami secara sengaja ataupun tidak sengaja menceritakan keburukan isteri kepada orang lain. Ini wajib dihentikan.
·  Muliakan keluarga isteri seperti keluarga sendiri.
Ada suami yang membeza-bezakan antara keluarganya dan keluarga isteri.
Ada suami yang memusuhi keluarga isteri. Anda bagaimana ?
·  Bentuk sifat cemburu yang positif. Cemburu tanda beriman, sayang dan endah. Suami yang tidak cemburu adalah dayus. Isteri amat suka apabila suaminya ada sifat cemburu. Dia rasa dihargai.
·  Jadilah suami yang pemaaf. Syurga isteri di bawah tapak kaki suami.Maafkanlah isteri setiap malam sebelum tidur supaya rumah tangga bahagia dan isteri mudah masuk syurga.
·  Tegur kesilapan isteri dengan hikmah dan kasih sayang. Isteri merajuk bukan sebab ditegur, tetapi cara ditegur yang kasar. Apabila suami kasar, isteri jadi takut, bingung, hiba dan memberontak.
·  Gunakan Nabi Muhammad sebagai model. Hidupkan amalan sunah dalam rumahtangga. Sebut nama rasul apabila mendidik dan menasihati keluarga bagi mendapat hikmah.
·  Mendahulukan keperluan isteri daripada orang lain. Ini adalah tertib memberi khidmat. Ramai suami yang melebihkan orang lain daripada isterinya. Elakan kesilapan ini.
·  Suruh isteri dirikan sembahyang dan ibadah lain. Apabila berjauhan, telefon ataupun SMS bagi mengingatkan sembahyang. Wasiatkan isteri untuk sembahyang fardu dan sunat. Buat pesanan ini sehingga suami meninggal dunia.
·  Cintai isteri sepenuh hati. Cintai tanpa syarat, bertambah mengikut usia, penuh kemaafan, memberi tenaga,tidak pernah sensara serta berteraskan iman dan takwa.
·  Sentiasa berubah secara positif. Sebelum
cuba ubah isteri dan keluarga, ubah diri dulu. Apabila suami berubah, keluarga akan turut berubah. Apabila suami cemerlang, isteri akan gemilang.
·  Pamer keprihatian yang tinggi terhadap keluarga. Ramai suami tidak ambil kisah dengan keluarga mereka.Cuba tanya apa lagi khidmat tambahan yang patut berikan kepada keluarga.
·  Pamer kematangan yang tinggi. Orang yang matang tenang, sabar, waras, bijaksana, dapat membuat keputusan dan cekap menyelesaikan masalah.
·  Memuliakan semua perempuan bukan sekadar isterinya. Ramai lelaki
cuba hormat wanita tertentu sahaja. Ramai isteri yang kecewa terhadap suami yang menghina atau tidak hormat sebarang wanita termasuk pembantu rumah.
·  Bentuk beberapa sifat wanita yang terpilih dalam diri suami. Nabi Muhammad amat pemalu, pemaaf, peka, endah dan mudah menangis. Sifat wanita yang ada pada lelaki menaikkan martabat lelaki dan lebih disayangi wanita.
·  Mahir dalam menguruskan keluarga. Peka dengan masalah dan karenah ahli keluarga, cekap mencari punca masalah, mencari alternatif penyelesaian dan memilih penyelesaian yang optimum.
·  Membaiki diri secara berterusan. Tingkatkan iman dan takwa, cuci hati dengan sembahyang taubat, istighfar,memaafkan dan minta maaf, berkawan dengan orang yang baik, pendapatan yang berkat dan baiki amalan dan tindakan.
·  Jadi contoh atau model terbaik untuk keluarga. Doa dan usaha supaya setiapperbuatan anda dapat dicontohi dan dibanggakan ahli keluarga. Apakah sifat dan amal anda yang dapat dicontohi oleh ahli keluarga ?
·  Jadikan diri anda pendorong dan motivator berkesan unutk keluarga. Sentiasa beri galakan dan belaian. Elak marah, kritik ataupun hina keluarga. Fikir positif dan bersangka baik terhadap keluarga.
·  Tingkatkan ilmu berkenaan agama. Lazimnya, suami yang mendidik keluarga berkenaan agama. Belajarlahilmu agama dengan niat mendidik diri dan keluarga.
·  Sentiasa menegakkan kebenaran. Tegas menyatakan apa yang buruk dan apa yang baik. Elak mengenepikan kebenaran semata-mata bagi menjaga hati ahli keluarga. Tegakkan kebenaran dengan hikmah.
·  Bertindak tegas dan lemah lembut mengikut situasi. Tegas dalam menyeru ke arah kebaikan. Lemah lembut dalam menegur dan memberi nasihat. Tegas sangat orang memberontak, lembut sangat orang pijak.
·  Latih diri memuji dan menghargai isteri. Ramai suami yang pandai kritik tetapi tidak tahu memuji. Belaian merawat emosi dan fizikal isteri dan membuat dia terasa disayangi. Cari peluang untuk sentiasa memuji.
·  Cari peluang untuk bertindak romantis terhadap isteri. Ini termasuk senyum, lemah lembut, sebut sayang tiga kali sehari, buat sebelum disuruh, sentuhan sayang, pujian dan memberi hadiah.
·  Fahami yang isteri ingin selalu di sisi suami. Suami pula berjauhan dengan isteri sekali sekala. Apabila berjauhan, telefon, SMS ataupun e-mel untuk bertanya khabar, berikan maklumat dan mengubat rindu.
·  Bentuk kerjasama yang mantap dengan isteri. Pamer kesatuan hati dan pendapat kepada anak-anak dan orang lain. Wujudkan kerjasama melaui mesyuarat, berbual, tolak ansur, bermaaf-maafan dan banyak berdoa.
·  Nilai diri daripada kaca mata isteri. Buang sifat dan  amalan yang isteri benci. Berusaha keras melakukan perkara yang isteri suka. Apabila  isteri bahagia, suami akan bertambah bahagia.
·  Apabila suami melayan isteri seperti mana dia melayan kawan, pasti isteri bahagia. Bayangkan cara anda melayan isteri sebelum kahwin. Ulangi  layanan itu sekarang. Pasti hebat kesannya.
·  Suami wajar belajar jadi mengikut setia. Patuhi cadangan, pandangan dan pandapat isteri yang betul. Jangan bangkang perkara yang baik. Kawal macho dengan saksama.
·  Buat undang-undang dalam rumah tangga. Apabila suami marah, isteri mesti senyap. Apabila isteri marah,suami mesti senyap. Ini mengelakkan daripada bergaduh. Orang tidak boleh bergaduh sendirian.
·  Latih gerak batin anda supaya serasi dengan gerak batin  isteri. Serasikan gerak batin dengan berdoa, patuh perintah Tuhan, maafkan isteri, bersangka baik dan lakukan perkara baik untuk isteri mengikut sebarang lintasan dalam hati.
·  Pimpin isteri dengan nasihat dan kasih sayang. Pesan selalu dan nasihat sekali-sekala. Waktu terbaik nasihat adalah semasa rehat, minum petang, waktu bersiar-siar dan semasa hendak tidur.
·  Seimbangkan hidup dengan sempurna. Rajin di tempat kerja,  rajin juga di rumah. Peramah dengan kawan, peramah juga dengan isteri. Disiplin di pejabat, disiplin juga di rumah. Sabar dengan orang, sabar juga dengan isteri. Di luar dan di dalam rumah serupa.
·  Urus stres dengan sempurna supaya keluarga tidak terjejas. lakukan riadah, berdiet, hentikan merokok,bercampur dengan orang positif, bermain dengan bayi, tengok ikan di akuarium, menyanyi, sembahyang taubat dan maafkan semua orang.

10 Kesalahan Suami Terhadap Isteri. Keutuhan sebuah rumahtangga sangat dipengaruhi oleh baiknya kepemimpinan seorang suami (sebagai kepala keluarga) dalam membina keluarganya. Lebih-lebih lagi adalah SIKAP & PERILAKUnya dalam bergaul dengan isterinya. Suami isteri sebagai tokoh  UTAMA dalam sesebuah rumahtangga, bila mengalami kerusakan maka bangunan rumahtangga pun akan runtuh. Disebabkan hubungan ini seharusnya sangat  dijaga dengan memperhatikan HAK & KEWAJIBAN masing-masing. Bagi suami isteri harus saling menunaikan kewajibannya setelah itu baru boleh mendapatkan apa yang menjadi haknya.
Jika kita melihat kenyataan dalam masyarakat,  dua sikap suami yang saling bertentangan dalam menyantuni isteri mereka, sikap inilah yang perlu di ambil perhatian, hal ini dapat menimbulkan masalah yang berujung dengan sebuah perceraian.
Pertama, suami yang meremehkan isterinya, yang mensia – siakan hak-haknya & melakukan pelbagai kesalahan berkaitan dengan hak isterinya.
Kedua, suami melepaskan kendalinya terhadap isteri & membebaskannya begitu saja (dalam kata lain, , suami ber ‘LEPAS TANGAN’).
Allah berfirman dalam Al-Quran, Surah An Nisa : 34 :
“Kaum lelaki adalah pemimpin bagi kaum wanita, Allah telah melebihkan sebahagian mereka (lelaki atas sebahagian yang lain (wanita) & mereka (lelaki) telah menafkahkan sebahagian dari harta mereka. Sebab itu, maka wanita yg soleh, ialah yang taat Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena  Allah telah memelihara (mereka). Wanita- wanita yg kamu khuatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka & pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka & pukullah mereka. Kemudian jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari–cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar”
Berikut ini adalah 10 (sepuluh) KESALAHAN-KESALAHAN suami yang banyak dilakukan, yang kesemuanya berdasarkan kepada dua sikap keliru tipe para suami diatas:
1. Tidak mengajarkan AGAMA dan HUKUM syariat Islam kepada isteri
Banyak kita temui bahwa para isteri tidak mengetahui bagaimana cara sholat yang betul, hukum haid & nifas, bertingkah laku/berperilaku terhadap suami secara tidak Islami  & tidak mendidik anak-anak secara Islam. Bahkan ada yang terjerumus ke dalam pelbagai jenis kesyirikan. Yang menjadi fokus perhatian seorang isteri hanyalah bagaimana cara memasak & menghidangkan makanan tertentu, cara berdandan yang cantik dsb. Tidak lain semua kerana tuntutan suami, sedangkan masalah AGAMA, terutama ibadahnya tidak pernah ditanyakan oleh suami.
Padahal Allah s.w.t berfirman yang bermaksud:
“Hai orang–orang yang beriman, peliharalah dirimu & keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia & batu, penjaganya malaikat – malaikat yang kasar, keras & tidak mendurhakai Allah terhadap apa yg di perintahkan-Nya kepada mereka & selalu mengerjakan apa yang diperintakan” {Al-Quran, Surah At-Tahrim:6}
Maka para suami diminta untuk tidak sesekali mengABAIkan hal ini, karena semuanya akan diminta dipertanggungjawaban atasnya. Hendaklah benar-benar mengajarkan agama kepada isterinya, baik dilakukan sendiri atau melalui perantara. Antara lain yang dapat dilakukan; menghadiahkan buku-buku tentang Islam & hukum-hukumnya serta berbincang bersama-sama, kaset/cd ceramah, mengajak isterinya menghadiri ke majlis-majlis ILMU yang disampaikan oleh orang-orang yang berilmu dsb.. (yang paling praktis.. ajaklah solat berjamaah di rumah atau di masjid )
2. Suka mencari kekurangan & kesalahan isteri
Dalam suatu hadith riwayat Bukhari & Muslim, Rasulullah s.a.w melarang lelaki yang berpergian dalam waktu yang lama, pulang menemui keluarganya di waktu malam, karena  dikhawatirkan akan mendapati berbagai kekurangan isteri & cela isterinya. Bahkan suami diminta bersabar & menahan diri dari kekurangan yang ada pada isterinya, juga ketika isteri tidak melaksanakan kewajibannya. Karena  suami juga mempunyai kekurangan & celaan,  seperti sabda Rasulullah:
“Janganlah seorang suami yang beriman membenci isterinya yang beriman. Jika dia tidak menyukai satu akhlak darinya, dia pasti meridhai akhlak lain darinya.” {H.R. Muslim}
3. Memberi hukuman yang tidak sesuai dengan kesalahan isteri
Ini termasuk bentuk kezaliman terhadap isteri, antara lain iaitu:
(a) Menggunakan pukulan di tahap awal pemberitahuan hukuman {lihat  Al-Quran, Surah An-Nisa : 34}
(b) Mengusir isteri dari rumahnya tanpa ada kebenaran secara syar’ie {lihat  Al-Quran, Surah Ath-Thalaq : 1}
(c) Memukul wajah, mencela dan menghina.
Dalam as-Sunan dan al-Musnan dari Mu’awiyah bin Haidah al-Qusyairi bahawa ia berkata: “Ya Rasulullah, apakah HAK isteri atas suaminya? Nabi s.a.w menjawab:
“Hendaklah engkau memberinya makan jika engkau makan, memberinya pakaian jika engkau berpakaian, tidak memukul wajah, tidak menjelek-jelekkannya …..” {H.R. Ibnu Majah disahihkan oleh Syeikh Albani}
4. Culas dalam memberi nafkah kepada isteri
“Dan ibu-ibu hendaklah menyusukan anak-anak mereka selama dua tahun  yaitu bagi orang yang hendak menyempurnakan penyusuan itu; dan kewajiban ayah ialah memberi makan dan pakaian kepada isterinya itu menurut cara yang sepatutnya. Tidaklah diberatkan seseorang melainkan menurut kemampuannya. Janganlah menjadikan seseorang ibu itu menderita karena  anaknya, dan (jangan juga menjadikan) seseorang ayah  itu menderita karena anaknya; dan waris juga menanggung kewajiban yang tersebut (jika si ayah telah  tiada). kemudian jika keduanya (suami isteri berkeinginan menghentikan penyusuan itu dengan persetujuan (yang telah dicapai oleh) mereka sesudah berunding, maka mereka berdua tidaklah salah (melakukannya). Dan jika kamu hendak beri anak-anak kamu menyusu kepada orang lain, maka tidak ada salahnya bagi kamu apabila kamu serahkan (upah) yang kamu berikan itu dengan cara yang patut. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, serta ketahuilah, sesungguhnya Allah sentiasa melihat akan apapun  yang kamu lakukan.” {Al-Quran, Surah Al-Baqarah : 233}
Isteri BERHAK mendapatkan nafkah, kerana dia telah membolehkan suaminya bersenang–senang kepadanya, dia telah mentaati suaminya, tinggal di rumahnya, mengasuh & mendidik anak-anaknya. Dan jika isteri mendapati suaminya culas dalam memberi nafkah, bakhil, tidak memberikan nafkah kepadanya tanpa ada pembenaran syar’i, maka dia boleh mengambil harta suami untuk mencukupi keperluannya secara ma’ruf (tidak berlebihan) meskipun tanpa sepengetahuan suaminya.
Sabda Rasulullah s.a.w:
“Jika seorang muslim mengeluarkan nafkah untuk keluarganya sedangkan dia mengharapkan pahalanya, maka nafkah itu adalah sedekah baginya.” {Muttafaq ‘alaih}
5. Sikap keras, kasar, tidak lembut terhadap isteri
Rasulullah s.a.w bersabda: “Mukmin yang paling sempurna adalah yang paling baik akhlaknya. Dan sebaik–baik kalian adalah yang paling baik tehadap isteri-isterinya.” {H.R. at-Tirmidzi, disahihkan oleh Syeikh Albani}
Maka suami hendaklah berakhlak baik terhadap isterinya dengan bersikap lembut & menjauhi sikap kasar.
6. Kesombongan suami membantu isteri dalam urusan rumahtangga
Ini kesalahan yang paling banyak MENJANGKITI para suami. Padahal lelaki yang paling UTAMA yakni Rasulullah s.a.w tidak segan untuk membantu pekerjaan isterinya.
Ketika Aisyah r.a ditanya tentang apa yang dilakukan Rasulullah s.a.w di rumahnya, beliau menjawab:
“Beliau membantu pekerjaan isterinya & jika datang waktu solat, maka beliau pun keluar untuk solat.” {H.R. Bukhari}
7. Menyebarkan rahasia dan aib isterinya
“Sesungguhnya diantara orang yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah seseorang yang menggauli isterinya & isterinya menggaulinya kemudian dia menyebarkan rahasia-rahasia isterinya.” {H.R. Muslim}
Dalam hadith ini diHARAMkan seorang suami menyebarkan apa yang terjadi antara dia dengan isterinya terutama perilaku keduanya di tempat tidur. Juga diharamkan menyebutkan perinciannya, serta apa yang terjadi pada isterinya baik berupa perkataan maupun perbuatan lainnya.
8. Sikap terburu-buru dalam menceraikan isteri
Wahai suami yang mulia, sesungguhnya hubungan antara engkau & isterimu adalah hubungan yang kuat lagi suci, oleh karena itu  Islam menganggap penceraian adalah perkara besar yang tidak boleh diremehkan karena  penceraian akan menyeret kepada kerusakan, kacau balaunya pendidikan anak dsb. Dan hendaknya perkataan cerai/talak itu tidak digunakan sebagai bahan gurauan/mainan. Karena  Rasulullah s.a.w telah bersabda:
“Ada 3 hal yang kesungguhannya dan gurauannya sama-sama dianggap sungguh-sungguh yaitu: NIKAH, TALAK (cerai) dan RUJUK.” {H.R. Abu Daud, at-Tirmidzi dan Ibnu Majah, dinilai “hasan” oleh asy-Syeikh Albani}
Memang perselisihan antara suami isteri sering terjadi kadang sampai mengarah kepada penceraian. Akan tetapi penceraian ini tidak boleh dijadikan sebagai langkah pertama dalam penyelesaian perselisihan ini. Bahkana harus diusahakan berbagai cara untuk menyelesaikannya, karena kemungkinan besar akan banyak rasa penyesalan yang ditimbulkan dikemudian hari kelak.
Rasulullah s.a.w bersabda:
“Sesungguhnya Iblis meletakkan singgahsananya di atas air (laut), kemudian ia mengutus para tentaranya. Maka tentara yang paling dekat dengan Iblis adalah yang paling besar fitnahnya (penyesatannya). Maka datanglah salah satu tenteranya dan melapor: Aku telah melakukan ini dan itu, maka Iblis berkata: Engkau belum melakukan apa-apa, kemudian datanglah tentara yang lain dan melapor: Aku telah menggodanya hingga akhirnya aku menceraikannya dengan isterinya. Maka Iblis pun mendekatkan tentara syaitan ini di sisinya lalu berkata: Engkau tentara terbaik.” {H.R. Muslim}
9. Berpoligami tanpa memperhatikan ketentuan syari’at
Menikah untuk kedua kali, ketiga dan keempat kali merupakan salah satu perkara yang Allah syariatkan. Akan tetapi yang menjadi catatan di sini bahwa sebahagian orang yang ingin menerapkan syariat ini/telah menerapkannya tidak memperhatikan sikapnya yang tidak memenuhi kewajiban serta tanggungjawab terhadap isteri. Terutama isteri pertama & anak-anaknya.
“Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinlah) seorang saja.” {Al-Quran, Surah An-Nisa : 3}
Sikap ini merupakan KEADILAN yang diperintahkan Allah s.w.t. Memang benar berpoligami merupakan syariat Islam, tetapi jika seseorang tidak mampu melaksanakannya dengan baik & tidak memenuhi syarat-syaratnya maka tidak boleh memikul tanggungjawabnya, bila dilakukan maka menjuruskan kerusakan sebuah rumahtangga, menghancurkan anak-anak & menambah permasalahan keluarga & juga kepada masyarakat. Maka fikirkanlah akibatnya & perhatikanlah dengan saksama perkaranya sebelum masuk kelayakan ke’dalam’nya.
10. Lemahnya kecemburuan
Para suami memBIARkan kemolekan, keindahan & kecantikan isterinya DINIKMATI & DIPERTONTONkan oleh ramai orang. Dia memBIARkan isterinya menampakkan auratnya ketika keluar rumah, membiarkan berkumpul dengan lelaki-lelaki lain. Bahkan sebahagian ada yang BANGGA karena  telah memiliki isteri yang cantik yang boleh dinikmati ‘pandangan’ kebanyakan orang. Padahal wanita dimata Islam adalah makhluk yang SANGAT mulia, sehingga keindahan & keelokannya hanya diperuntukkan atau DIKHUSUSkan buat suaminya saja dan tidak sesekali di’jaja’ sebebasnya  kemana-mana.
Seorang suami yang memiliki kecemburuan terhadap istrinya tidak akan membiarkan isterinya berjabat tangan dengan lelaki lain yang BUKAN mahram.
“Ditusukkan kepala seorang lelaki dengan jarum dari besi lebih baik daripada dia menyentuh seorang wanita yang tidak halal baginya.” {lihat dalam ash-Shahihah : 226}
Seorang suami yang memiliki kecemburuan terhadap isterinya, dia akan memperhatikan sabda Rasulullah s.a.w:
“Janganlah kalian masuk menemui para wanita.” lalu seorang Ansar berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana dengan al-hamwu (kerabat suami/ipar )?” Beliau mengatakan, “Al- hamwu (ipar) adalah kematian.” {Muttafaq ‘alaih}
Perhatikan juga ancaman Rasulullah s.a.w terhadap lelaki yang tidak memiliki kecemburuan terhadap keluarga (isteri):
“Tiga golongan yang Allah s.w.t tidak akan melihat mereka pada hari kiamat iaitu seseorang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita yang menyerupai lelaki dan ad-Dayyuts” {H.R. An-Nasa’i dinilai ‘hasan’ oleh syeikh Albani, lihat ash-Shahihah : 674}
Dan ad-Dayyuts(dayus) adalah LELAKI yang tidak memiliki kecemburuan terhadap keluarganya.





Sumber :
4.       http://www.eramuslim.com/akhwat/wanita-bicara/10-kesalahan-suami-terhadap-isteri.htm#.VSnSl5NUOuo

Merawat Bayi 4 sampai 6 bulan



PERKEMBANGAN BAYI UMUR 4 SD 6 BULAN
Bayi 4 bulan anda berkembang serta bertambah waspada dan responsif hari demi hari. Bayi umur 4 bulan senang mengekspresikan diri melalui senyuman, ketawa, degukan dan celotehan. Berikut pertumbuhan dan perkembangan bayi usia 4 bulan yang bisa anda harapkan dicapai buah hati anda.
Pertumbuhan bayi 4 bulan
Berat badan bayi usia 4 bulan biasanya akan bertambah dua kali lipat dari berat badan lahir. Jika anda kuatir bayi anda tidak mendapatkan asupan gizi yang baik atau berat badan yang cukup, segera konsultasikan dengan dokter anak anda.
Pertumbuhan gigi bayi usia 4 bulan
Umumnya bayi baru mulai tumbuh gigi pada usia delapan bulan, namun ada sebagian bayi yang sudah tumbuh gigi pada usia empat bulan. Tanda-tanda bayi sudah mau tumbuh gigi: ngiler, ruam di wajah karena air liur, menggigit objek untuk mengurangi rasa gatal, rewel, hilang selera makan, menarik telinga kanan atau mengucek pipi yang sakit dan diare.
Perkembangan bayi 4 bulan: Kemampuan motorik
Untuk perkembangan motorik halus, bayi anda semakin terampil sekarang. Ia mulai bisa memindahkan mainan atau objek lainnya dengan kedua tangannya. Bahkan ia akan mengapai apa saja yang bisa dicapainya termasuk rambut anda, boneka gantung dan objek warna warni atau berkilau yang tergantung di dekatnya (anting, kalung, dll).
Sedangkan tumbuh kembang bayi 4 bulan dari segi motorik kasar, kepalanya sudah tidak lagi terhuyung-huyung saat ini. Bayi 4 bulan umumnya sudah memiliki kontrol kepala yang cukup baik pada saat didudukinya dan bisa menahan kepala dan lehernya pada saat posisi tengkurap. Mereka juga sudah bisa menendang dan mendorong dengan kakinya. Bahkan ada bayi yang sudah bisa berguling telentang dari posisi tengkurap.
Pertama kalinya bayi berguling umumnya dari posisi tengkurap ke telentang. Bentuk perut bayi yang bulat memungkinkan bayi untuk berayun dari sisi ke sisi dan kemudian membalikkan badannya. Dorong buah hati anda untuk berguling dengan menaruh mainan favoritnya sedikit di luar jangkauannya. Sewaktu ia mencoba meraih mainannya ia mungkin berguling lagi.
Tumbuh kembang bayi 4 bulan: Tidur
Bayi umur 4 bulan sudah bisa tidur nyenyak sepanjang malam, biasanya tujuh sampai delapan jam. Ditambah dengan tidur siang dua kali, total tidur bayi akan berkisar antara 14 sampai 16 jam per hari
Pertumbuhan bayi usia 4 bulan: Indera
Pada tiga bulan pertama bayi kesulitan dalam membedakan kontras warna sehingga ia lebih tertarik dengan warna terang dan objek hitam putih. Di usia empat bulan, penglihatan bayi semakin tajam. Ia mulai bisa melihat kontras warna yang lebih samar seperti kancing biru di kemeja biru. Jangkauan penglihatannya juga semakin jauh namun biasanya mereka masih lebih suka memperhatikan orang dalam jarak dekat.
Matanya seharusnya tidak juling lagi pada usia ini di mana kedua matanya sudah bisa mengikuti objek atau orang di sekitar ruangan secara bersamaan. Jika matanya masih sering juling jangan lupa untuk mendiskusikannya dengan dokter anak anda.
Perkembangan bayi umur 4 bulan: Komunikasi
Pada umur 4 bulan, bayi mulai menyadari akan reaksi orang-orang di sekitarnya terhadap tindakannya. Jika ia menangis, anda menghampirinya. Jika ia menjatuhkan sesuatu, anda memungutnya. Ia bahkan sengaja menjatuhkan objek yang sama berulang kali hanya untuk melihat anda memungutnya lagi dan lagi.
Bayi usia ini juga belajar untuk berkomunikasi secara efektif. Mereka mengekspresikan diri melalui degukan, celotehan seperti ooh dan aah, pekikan dan tertawa. Ia juga bisa mengekspresikan beragam emosi mulai dari tersenyum lebar karena gembira, muka cemberut karena kesal hingga membuka mulut lebar-lebar karena kaget atau heran. Bayi usia 4 bulan juga mulai belajar mengenali emosi anda dari suara dan ekspresi wajah anda.
Berikut perkembangan bayi minggu ke minggu di usia empat bulan:
Minggu ke-14: Memahami sebab akibat
Minggu ke-15: Mulai bisa mengingat
Minggu ke-16: Penglihatan semakin baik
Minggu ke-17: Memperhatikan pola
Perawatan bayi 4 bulan: Makan
Hindari memberikan makanan padat pada bayi usia 4 bulan kecuali jika bayi anda berbadan besar (sehingga asi atau susu formula tidak cukup mengenyangkannya dan mendukung perkembangan bayi usia 4 bulan anda) dan siap untuk menerima makanan padat. Pastikan bayi anda sudah bisa menopang kepala dan lehernya dengan baik serta bisa duduk tegak dengan disangga. Jika memungkinkan konsultasikan hal ini dengan dokter anak anda terlebih dahulu.
Makanan padat pertama bayi anda bisa berupa bubur susu yang encer (bisa dicampur dengan asi atau sufor) atau buah-buahan yang diencerkan (pisang, alpukat, pir dsbnya). Lihat reaksi bayi anda, jika ia menolaknya maka anda mungkin harus menunggu satu atau dua minggu lagi sebelum mencoba memberinya makan kembali.
Tips perawatan bayi 4 bulan
  • Berikan buah hati anda berbagai benda dengan tekstur berbeda untuk dieksplorasi.
  • Sediakan waktu beberapa menit setiap hari untuk membaca atau bernyanyi bagi bayi anda.
  • Mengecap merupakan salah satu caranya untuk mengeksplorasi dunianya saat ini karenanya apapun yang berhasil dipungutnya akan dimasukkan ke mulutnya. Hindari mengeletakkan benda-benda kecil yang bisa membuatnya tercekik.
  • Walaupun perkembangan bayi 4 bulan belum masuk tahap merangkak dan bahkan mungkin belum bisa berguling, anda sudah bisa mulai mengamankan rumah anda misalnya mengunci lemari, memasang pagar tangga dan menyimpan produk pembersih dan barang-barang berbahaya lain di tempat tinggi dan jauh dari jangkauan tangan bayi anda yang penuh rasa ingin tahu.
  • Perawatan bayi usia 4 bulan termasuk juga menemani bayi anda bermain. Ceritakan apa yang sedang anda kerjakan, yang ia kerjakan, objek yang dipegangnya dan segala sesuatu yang menarik perhatiannya. Dengan mendukung minat alami bayi anda, anda menunjukkan respek atas perkembangannya bayi 4 bulan anda sebagai individu yang unik.
  • Anda juga bisa mulai membacakan buku cerita atau bernyanyi kepada buah hati anda. Ia akan senang dipeluk atau digendong sambil mendengar suara anda. Awalnya, ia mungkin tidak tertarik dengan apa yang anda bacakan dan lebih senang menyentuh sampul atau isinya, mencoba membalik halaman atau bahkan menjilati buku tersebut. Namun, suara anda yang lembut, kedekatan yang terjalin dan pengalaman menyentuh buku tersebut sangat penting. Tanpa anda sadari seiring dengan tumbuh kembang bayi 4 bulan anda, ia akan semakin tertarik dengan suara anda dan objek yang anda ceritakan. Tidak lama lagi ia akan mengambil sebuah buku, meminta anda membacakannya dan mengulang suara yang anda buat terus menerus.

·  Sentuh bayi anda. Selain mempererat ikatan batin, sentuhan juga bisa membantu perkembangan otak. Mengemong bayi anda atau mengelus kepalanya sampai ia tertidur meningkatkan pelepasan hormon yang berguna untuk pertumbuhan bayi 4 bulan anda.
·  Memijat bayi merupakan bagian dari perawatan bayi 4 bulan. Luangkan waktu beberapa menit sehari untuk memijat bayi anda untuk mendukung perkembangan bayi 4 usia bulan anda. Bayi yang dipijat secara rutin lebih sedikit memproduksi hormon stres sehingga umumnya bertambah berat badan lebih cepat, tidur lebih nyenyak.

Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi Usia 5 Bulan
Bulan ke-5 merupakan masa transisi bagi bayi anda di mana ia mulai mencoba berbicara (benar-benar berbicara) dan mengeksplorasi berbagai suara yang bisa ia buat. Berikut ulasan singkat pertumbuhan dan perkembangan bayi usia 5 bulan yang bisa anda harapkan dicapai buah hati anda.
Pertumbuhan bayi 5 bulan: Kemampuan motorik kasar
Bayi usia 5 bulan sudah bisa duduk tegak untuk waktu yang lebih lama. Kebanyakan bayi menyukai posisi ini di mana ia bisa melihat tubuhnya dan hal menarik lainnya di sekitarnya. Anda mungkin masih harus menyangga bayi anda tapi biasanya ia sudah bisa duduk tanpa disangga selama beberapa saat.
Ada bayi yang sudah bisa berguling dari posisi telentang ke tengkurap di usia ini. Begitu ia sudah bisa berguling ia akan mencoba menggerakkan kakinya, mempersiapkan diri untuk kemampuan baru yang akan dicapainya beberapa bulan lagi yaitu merangkak dan bergerak maju. Jika ia sudah bisa berguling, jangan pernah meninggalkannya di ranjang atau permukaan tinggi lainnya di mana ia bisa berguling tanpa sadar sehingga terjatuh dan terluka.
Perkembangan bayi 5 bulan: Kemampuan motorik halus
Genggaman bayi 5 bulan semakin kuat. Ia bisa menarik benda ke dekatnya, menggenggamnya dan dengan ahlinya memindahkannya ke tangan yang lain. Ia bahkan mungkin bisa memegang botol atau gelas sendiri.
Pertumbuhan bayi usia 5 bulan: Tidur
Kebanyakan bayi umur 5 bulan bisa tidur sepanjang malam walaupun tidak semua. Memandikannya dengan air hangat kemudian menggendong atau mengayunkannya sambil bernyanyi atau bercerita akan membuatnya mengantuk.
Pada siang hari bayi masih membutuhkan dua kali tidur (pagi dan sore). Usahakan untuk tidak menunda tidurnya sampai ia terlalu capek atau rewel. Tidurkan bayi anda jika ia kelihatan mengantuk.
Perkembangan bayi usia 5 bulan: Indera
Penglihatan bayi 5 bulan terus berkembang. Pada tahap ini, bayi masih belum memiliki penglihatan 20/20, tapi ia bisa melihat dengan baik dari berbagai jarak dan kedua matanya sudah bisa fokus bersamaan tanpa juling. Ia juga sudah bisa membedakan berbagai warna tapi biasanya masih lebih menyukai warna primer seperti merah, biru dan kuning.
Tumbuh kembang bayi usia 5 bulan: Komunikasi
Bayi umur 5 bulan sudah mengetahui berbagai bunyi yang bisa ia buat dengan lidah dan bibirnya. Perhatikan suara bayi yang penuh kegembiraan yang disertai percikan busa. Ia mulai mengeluarkan suara celotehan yang terdiri dari huruf konsonan dan vokal seperti "ba-ba" atau bahkan mungkin "ma-ma" atau "da-da" (walaupun belum bisa mengasosiasikannya). Ia mengeksplorasi suara yang bisa ia buat dan mungkin mengulangnya terus menerus. Semua ini merupakan bentuk awal dari perkembangan bahasa dan komunikasinya, dan ia sedang berlatih.
Suara berharga lainnya yang sering dan ingin anda dengar terus adalah suara tertawa pertamanya. Dukung tumbuh kembang bayi 5 bulan anda dengan menciptakan waktu bergembira dan tertawa bersama bayi anda, coba gelitiki bayi anda, ikut tertawa dengan lelucon yang mungkin dibuatnya atau lakukan hal yang mungkin menggelikan bagi bayi anda dan mengundang tawanya.
Pada umur 5 bulan, bayi mulai mengerti suara yang didengarnya seperti gonggongan anjing atau suara mesin. Walaupun belum mengerti kata, ia mungkin merespon ketika namanya dipanggil.
Ia juga belajar cara memberi tahu anda apa yang dibutuhkannya lewat suara yang dibuatnya. Perhatikan dan coba bedakan suara yang dipakainya pada berbagai kondisi seperti saat ia lapar, capek atau ingin bermain.
Perkembangan bayi minggu ke minggu di usia lima bulan:
Minggu ke-18: Sinkronisasi suara dengan gerakan
Minggu ke-19: Lebih senang musik daripada percakapan
Minggu ke-20: Memahami jalur
Minggu ke-21: Mencocokkan suara dengan gerakan
Perawatan bayi usia 5 bulan: Pemberian makanan padat
Saat ini, banyak praktisi kesehatan anak sepakat bahwa waktu terbaik untuk memulai makanan padat pada bayi adalah di atas usia 6 bulan,bahkan sampai umur 9 bulan, sumber utama nutrisi bayi masih dari asi atau susu formula. Namun jika pada usia 5 bulan bayi anda kelihatan tertarik dengan makanan serta tidak cukup kenyang dengan pemberian asi atau susu formula saja maka anda bisa mempertimbangkan pemberian makanan padat. Sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak anda sebelum memulai pemberian makanan padat di usia ini.
Beberapa tanda bayi sudah siap menerima makanan padat:
  • Memperlihatkan tanda-tanda tertarik dengan makanan misalnya memperhatikan makanan anda, menyentuhnya, mengambil, dan memasukkan makanan dari piring anda ke mulutnya.
  • Bayi sudah bisa menopang kepalanya dengan baik.
  • Kemampuan koordinasi bibir bawah untuk menyedot makanan dari sendok.
  • Usus bayi sudah cukup matang untuk mencerna makanan padat atau sudah memproduksi enzim pencernaan tertentu.
  • Bayi harus belajar menelan dengan cara mendorong makanan padat ke belakang mulut.
Makanan padat pertama yang anda berikan untuk mendukung tumbuh kembang bayi usia 5 bulan sebaiknya berupa makanan yang mudah dicerna dan rasanya sudah akrab di lidah bayi seperti sereal, bubur beras atau gandum yang dicampur dengan asi atau sufor. Pure pisang, labu, ubi, pir, saus apel dan wortel juga bisa menjadi pilihan makanan padat pertama bayi anda.
Perhatikan reaksi bayi anda terhadap makanannya. Jika ia menolak dan melepehkannya kemungkinan ia belum siap menerima makanan padat. Tunggu beberapa hari sebelum memulai pemberian makanan padat kembali.

  • Bayi menyukai musik. Mainkan segala jenis lagu mulai dari klasik, jazz sampai pop. Bayi anda akan girang, tersenyum dan bahkan mungkin berceloteh.
  • Berikan bayi anda mainan warna warni yang simple seperti balok lunak atau giring-giring. Sebutkan nama benda yang anda berikan untuk mengajari bayi anda kosakata baru.
  • Pertumbuhan dan perkembangan bayi usia 5 bulan berlangsung cepat, tidak lama lagi ia akan bergerak makin jauh. Jika anda belum mengamankan rumah anda, lakukan sesegera mungkin. Tutup colokan listrik, taruh produk pembersih dan barang berbahaya lainnya di tempat yang jauh dari jangkauan bayi. Jangan meninggalkan minuman panas, setrikaan,dsbnya di tempat yang bisa dijangkau bayi anda.

Pada saat bayi berusia kurang lebih 5 bulan, terdapat fase dimana ia akan melihat kakinya sebagai mainan baru. Orang tua akan menemukan saat dimana bayi akan sering kali melihat kakinya, dilanjutkan dengan meraih dan memegang kakinya secara berulang-ulang. Sering kali kegiatan ini juga diikuti dengan mengemut jari kaki.

Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi Usia 6 Bulan

Tidak terasa anda sudah berhasil melewati setengah masa dari tahun pertama pengasuhan bayi anda. Bayi anda sudah mulai belajar berkomunikasi dan mungkin sudah memakan makanan padat sekarang. Berikut beberapa perkembangan milestone bayi usia 6 bulan yang bisa anda harapkan dicapai buah hati anda di usia ini.
Pertumbuhan bayi 6 bulan
Di beberapa bulan pertama kehidupannya, bayi bertambah berat badan sekitar 600 gr sampai 1,5 kg per bulan. Berat badan bayi usia 6 bulan seharusnya sudah dua kali lipat dari berat badan waktu lahir. Pertambahan berat badan bayi melambat ke sekitar 500 gr per bulan memasuki 6 bulan ke-2 kehidupannya. Pertumbuhan tinggi badan juga melambat antara 1 sampai 11/2 cm per bulan di periode ini.
Tumbuh kembang bayi 6 bulan: Kemampuan motorik kasar
Di usia 6 bulan bayi mulai bisa duduk sendiri. Awalnya ia mungkin harus menopang badannya dengan tangannya tapi sejalan dengan waktu ia akan bisa duduk tanpa topangan tangannya.
Bayi umur 6 bulan mungkin sudah bisa berguling ke posisi telungkup dan telentang sendiri. Ia bahkan mungkin bisa menggeser badannya maju atau mundur dengan mendorong lantai pad saat tengkurap.
Perkembangan bayi 6 bulan: Kemampuan motorik halus
Kemampuan motorik halusnya juga semakin berkembang. Setelah mengetahui bahwa ia bisa menggunakan tangannya untuk memukul, memegang dan menggoncangkan berbagai benda, sekarang ia belajar bahwa ia bisa menggunakan jarinya satu persatu atau bersama-sama untuk menjumput objek yang lebih kecil. Kemampuan ini akan terus berkembang dalam beberapa bulan ke depan.
Di usia ini, jangan terpancing untuk membandingkan bayi anda dengan bayi lainnya karena bayi merupakan individu yang unik dengan minat dan preferensinya sendiri. Perihal perkembangan bayi usia 6 bulan, ada bayi yang lebih tertarik untuk mengembangkan kemampuan motorik kasarnya dari pada motorik halusnya. Ada yang sudah mulai mencoba merangkak dengan menyeret perutnya di usia ini ini, ada pula yang lebih senang duduk dan mengamati saja.
Tidur bayi 6 bulan
Kebanyakan bayi umur 6 bulan sudah bisa tidur terus menerus selama enam sampai delapan jam per sekali tidur. Karena ia sudah bisa berguling, ia mungkin tidur dalam keadaan telentang dan bangun dalam posisi tengkurap. Resiko SIDS juga menurun di usia ini, namun tetap hindari hal-hal yang bisa mengakibatkan SIDS.
Pertumbuhan bayi usia 6 bulan: Makan
Umumnya bayi usia 6 bulan sudah siap menerima makanan padat. Mulailah dengan bubur susu atau buah-buahan yang mudah dicerna seperti pisang. Selanjutnya, perkenalkan berbagai buah dan sayur satu demi satu - berikan selang waktu tiga atau empat hari sebelum mengenalkan makanan baru - untuk memastikan bayi tidak alergi (seperti ruam, mata gatal, diare atau muntah) terhadap makanan tersebut.
Jika ia tidak menyukai makanan baru, tunggu beberapa hari dan coba berikan kembali. Bayi mudah berubah dan seleranya bisa berbeda dari hari ke hari.
Hindari memberikan makanan yang mungkin menimbulkan alergi seperti buah berry, coklat, putih telur, kacang tanah, kerang, kacang kedelai, dsbnya terlebih dahulu. Madu hanya boleh diberikan setelah bayi berusia satu tahun ke atas. Susu sapi juga tidak boleh diberikan sebelum bayi berusia satu tahun, namun produk turunan susu seperti yogurt atau keju sudah boleh diberikan.
Tumbuh kembang bayi 6 bulan: Komunikasi
Bayi umur 6 bulan sudah bisa tersenyum, tertawa dan berceloteh. Ia mungkin mengucapkan kata-kata seperti "mamamama" atau "dadadada" walaupun belum bisa mengasosiasikannya dengan orang tuanya. Untuk membantu perkembangan bahasa bayi 6 bulan, tanggapi celotehannya walaupun tidak ada artinya dan bacakan buku cerita untuknya.
Seiring pertumbuhan bayi 6 bulan, bayi juga sudah mulai mengenali orang dan benda di sekitarnya. Ia akan merasa nyaman dengan hal-hal yang dikenalnya seperti mama, papa, kakek, nenek serta mainan favoritnya. Ia mungkin sudah bisa meminta digendong dengan cara mengangkat kedua tangannya. Ia juga mungkin mulai takut terhadap orang atau situasi yang asing baginya.
Tips mendukung perkembangan bayi usia 6 bulan
  • Konsultasikan dengan dokter anak anda jika anda kuatir bayi anda belum mencapai beberapa milestone seperti berceloteh, duduk sendiri, melakukan kontak mata atau bereaksi pada suara.
  • Bermain ci luk ba dengan bayi anda akan mengajarkan konsep keberadaan objek - objek tetap ada meskipun tidak terlihat.
  • Jauhkan mainan dengan bagian-bagian kecil yang bisa mengakibatkan tersedak.
  • Untuk membantu perkembangan bayi usia 6 bulan dalam hal kemampuan motorik, tempatkan mainan di lantai jauh dari jangkauannya untuk mendorong bayi anda merangkak.


Kita dapat membantu memberikan stimulasi pada bayi dengan cara:
a.     Angkat bayi dengan posisi tegak. Pegang bayi melalui bawah ketiaknya, biarkan kakinya menyentuh meja, tempat tidur, atau pangkuan anda. Biarkan ia menggoyang-goyangkan badannya dan mengayunkan badan naik turun. Bayi mulai belajar cara menyangga badan dengan kedua kakinya. Putarkan musik dan ajak berdansa. Biarkan bayi menendang-nendang sesuka hatinya.

b.    Latih otot-otot leher bayi agar dapat mengontrol kepalanya. Posisikan bayi terlentang, tarik perlahan-lahan pada kedua pergelangan tangannya hingga bayi pada posisi setengah duduk atau duduk. Jika bayi belum dapat mengangkat kepalanya (kepala tetap terjatuh kebelakang) jangan lanjutkan latihan ini.

c.    Posisikan bayi untuk duduk. Bila ia sudah dapat duduk sendiri tanpa sanggahan, dudukanlah ia di lantai. Bila bayi belum dapat duduk tanpa dibantu, dudukanlah ia di kursi dengan sandaran.

d.    Latih bayi untuk memegang benda dengan tangan kiri dan kanan. Selain itu, latih juga agar ia dapat memegang dengan kuat. Berikan benda kepada bayi, lalu coba tariklah benda tersebut dari tangan bayi. Hal ini akan membantu bayi untuk belajar memegang benda dengan kuat.

e.    Mulai ajarkan bayi untuk mengambil benda-benda kecil. Namun awasi jangan sampai benda-benda kecil tersebut tertelan oleh bayi.

f.     Perkenalkan bayi dengan suara-suara baru. Perhatikan dan ajarkan untuk melihat dan menoleh ke arah suara tersebut. Bayi terkadang kaget jika mendengar suara-suara yang kencang.

g.    Coba bicara dan mengulang-ulang kata-kata sederhana di depan bayi, seperti “mama” atau “papa”, walaupun ia belum mengerti artinya. Mulai sebutkan juga benda-benda sederhana yang berada disekitar bayi.

h.    Ajaklah bayi untuk bermain “ciluk-ba

i.     Ajaklah bayi untuk melihat dirinya di cermin. Pada umur ini, bayi senang melihat dirinya di cermin.

j.     Letakkan mainan sedikit di luar jangkauan bayi, agar bayi berusaha meraih mainan tersebut. Akan tetapi, jangan biarkan bayi berusaha meraih terlalu lama, agar bayi tidak keburu jenuh dan kecewa.

k.     Lanjutkan stimulasi-stimulasi yang sebelumnya sudah dikerjakan sampai bayi fasih dan melangkah ke stimulasi berikutnya

Jenis-jenis mainan yang dapat membantu perkembangan bayi usia 4-6 bulan:
  • Teether, rattle, boneka gantung berwarna cerah, serta mainan yang sudah ada pada tahap sebelumnya masih cocok untuk usia ini. Namun, kecerdasan, keterampilan, dan mobilitas bayi semakin meningkat.
  • Boneka yang digantung juga masih cocok untuk usia ini, selain belajar meraih bayi juga mulai belajar menendang-nendang boneka gantung ini.
  • Mainan yang memiliki cermin dapat menjadi satu pilihan, namun pilih yang dikemas dengan baik dan aman. Mainan yang memiliki cermin bertepi tajam dan mudah pecah tidak aman untuk bayi.
  • Mainan yang memiliki tombol untuk ditekan juga disenangi bayi. Bayi akan mulai mengeksplorasi mainan dengan jari-jari mungilnya. Dengan adanya tombol, bayi akan belajar lebih terampil dalam menggunakan jarinya.
Di usia 5-6 bulan, anak Anda seharusnya sudah bisa memerhatikan suatu obyek dan mulai menggapainya.
Tips melatihnya:
- Pasang tempat tidur gym untuk bayi. Ini akan membantu si anak untuk memukul obyek di atas kepalanya. Untuk keamanan, segera bongkar tempat tidur gym ini ketika si bayi sudah bisa duduk.
- Saat bayi telentang pada lantai, ayunkan obyek di atas kepalanya dengan jarak sekitar 3-8 inci agar ia bisa memukul benda tersebut.
- Untuk membantu bayi 4 bulan Anda menggenggam barang, berikan mainan bunyi-bunyian untuk digenggam. Barang-barang yang membuat bunyi-bunyian saat digoyang-goyangkan, atau memiliki tekstur untuk dikunyah, bisa membantunya berlatih menggenggam.
- Letakkan beberapa mainan dalam daya raihnya. Biarkan ia menggenggam barang-barang saat ia menelungkup di lantai.

Permainan Menyenangkan Bagi Bayi 4 Bulan –  Sangat menyenangkan bila kita memiliki buah hati yang baru saja lahir atau bahkan yang masih berusia balita. Dengan hadirnya sang buah hati di tengah-tengah keluarga tentu akan menjadi satu hiburan yang berbeda bagi Anda.
Namun Anda juga bisa memberikan permainan lain yang menyenangkan bagi si buah hati saat Anda sedang menemani bermain bersamanya. Berikut beberapa permainan bagi buah hati Anda :
  • Permainan meraih dan menggoyang. Tawarkan giring-giring kepada buah hati Anda, gelang-gelangan berukuran empat inci (10cm), boneka yang terbuat dari kain dan selimut kecil yang lembut.
  • Permainan duduk dan menepuk. Gantungkan mainan yang menarik atau bergerak yang berada didalam jangkauan si buah hati. Perhatikan betapa ia akan meninjunya atau mencoba untuk memeluk mainan itu.
  • Mainan yang bisa ditendang. Ballon gas hellium yang memiliki tali pendek, mainan dengan bunyi berderik, dan mainan yang menimbulkan suara lainnya, bisa diletakkan di dekat pergelangan kakinya untuk meningkatkan kemampuan menendangnya. Ia juga bisa menendang benda yang bergerak atau bola pada jarak yang tidak jauh, semua tentunya di bawah pengawasan Anda.
  • Bernain dengan ibu jari. Di bawah pengawasan, beri buah hati Anda segulung benang untuk mengaktifkan jari jemarinya. Ubah teksturnya dengan menggunakan bermacam jenis benang. Dengan memotong benang menjadi sepanjang enam inci dan mengikatkannya pada jari bayi, hal itu dapat membantu dia untuk menyadari bahwa ia bisa menggerakkan benang-benang itu secara terpisah. Sesudahnya, boneka yang ringan dapat ditambahkan pada benang yang menggantung.
  • Duduk di atas sofa. Dudukkan bayi pada bantalan sofa. Ia bisa menghabiskan waktu lima menit sampai sepuluh menit guna melihat-lihat dan menikmati posisi serta tempat terbaru yang menyenangkan.
  • Permainan mengguling-gulingkan mainan. Berikan bola pantai yang besar kepada bayi Anda, dan gelindingkan secara pelan ke depan dan ke belakang, ini akan memabantunya untuk mengembangkan keseimbangan.
  • Bermain cilukba. Permainan kuno favorit ini bisa dimainkan dengan menyembunyikan wajah Anda di balik pakaian atau poster, dan muncul secara tiba-tiba dari balik ranjang si buah hati. Pastikan untuk berbicara kepada buah hati Anda dan membuat mimik wajah yang dilebih-lebihkan.
  • Permainan menarik benda. Peganglah benda berbentuk batangan kecil, seperti tongkat golf di depan dada bayi Anda. Ia akan meraihnya, mempererat pegangannya, dan secara perlahan menarik dirinya sendiri ke atas.
  • Bermain dengan cermin. Bayi suka bila didudukkan dan dipegang di depan kaca, sambil menikmati gerakan mereka sendiri.
  • Kitik-kitik. Lakukan permainan itu sambil menggunakan suatu vokal tertentu sehingga Anda berdua akan tertawa lepas.
Dan yang terpenting adalah kewaspadaan terhadap sang bayi, jangan sampai Anda lengah dan meninggalkan bayi Anda bermain sendiri. Selamat bermain dengan buah hati Anda.


Sumber :
4.       http://www.bayi.web.id/permainan-menyenangkan-bagi-bayi-4-bulan.html

Jumat, 02 Januari 2015

Cara Berpikir Dewasa

1.Orang dewasa biasanya memiliki pikiran yang jauh ke depan, dengan memiliki visi misi hidup yang jelas jadi biasanya orang dewasa tidak membuang waktu untuk hal yang tidak berguna, Seperti Bermain main.

2.Orang dewasa juga tidak egois, karena orang dewasa selalu ingin di nilai oleh orang lain untuk kemajuan dirinya dan untuk kebesaran jiwanya,kritik baginya adalah batu krikil yang kalau dikumpulkan terus menerus bahkan bisa untuk membangun rumah dan sangat bermanfaat baginya.


3.Bertanggung jawab, terhadap apapun yang ia perbuat dan siap menerima resiko.
 

4. Simpati dan empati, dalam lingkungan sekitar untuk menjadi orang dewasa kita harus banyak melakukan sikap keduanya di lingkungan masyarakat,kita harus tanggap dengan situasi apapun, dan selalu imbangi dengan sabar.
 

5. Bisa mengendalikan diri dari emosi, orang dewasa selalu bisa menahan diri dan bersabar atas hal 'kecil' yang orang lain lakukan yang mengusik atau mengganggu dia.
 

6. mengakui kesalahan serta meminta maaf ,sikap cowok seperti ini yang membuat cewek cewek pada jatuh hati pada cowok.
7. Selalu Sopan Dalam berbicara dan bertindak, Orang dewasa selalu sopan kepada orang yang lebih tua daripada dia dan tau bagaimana caranya membawa diri saat berbicara kepada orang yg lebih tua.

8. Orang dewasa juga tau waktu dimana harus bersikap Serius dan waktu untuk Bermain-main , Sikap seperti ini sangat penting karena banyak orang yang Saat serius malah bermain-main atau sebaliknya.
 9. Berbicara dengat singkat padat dan tepat , orang yang dewasa tidak bertele-tele dalam berbicara.

 10. Selalu berpengertian , dalam hal ini orang dewasa harus selalu mengerti terhadap keadaan orang lain.

11. Berubahlah dengan waktu dan tempat !
Jangan selalu menuruti perasaan negatif, seperti: merasa bosan, lelah, jenuh, tersiksa dengan tempat atau masa lalu. Tersenyumlah, dan dunia akan tersenyum bersama anda! Menangislah, dan anda akan menangis sendirian! Mutiara kata ini mengisyaratkan agar kita selalu berbahagia dimana pun kita berada dan kapan pun.

Jika kita merasa sebagai orang yang paling sedih atau menderita di dunia ini, yakinlah bahwa masih banyak orang lain yang lebih menderita daripada kita.

12. Carilah kenalan, teman, sahabat, relasi sebanyak-banyaknya !
Sering-seringlah bepergian, menjelajahi dunia. Semakin sering anda bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang, maka kepribadian anda akan semakin matang tanpa anda sadari.

13. Cintailah orang lain seperti mencintai diri sendiri.
Dengan cinta, hidup menjadi indah, persahabatan menjadi
langgeng, dan silaturahmi tetap terbina. Tentunya cinta yang diberikan secara tulus tanpa pamrih, tanpa mengharap balasan kecuali dari Allah semata.

14. Hargailah dan nikmatilah alam.
Dengan menghargai alam, jiwa menjadi tenang. Dengan menikmati alam hati menjadi senang. Temukanlah rahasia sesuatu itu tampak menarik, misalnya: bunga yang mekar, surya yang bersinar, sawah yang terhampar.

15. Hargailah orang lain.
Misalnya dengan cara membuatnya bahagia, tersenyum, tertawa, memberi pujian yang tulus. Membahagiakan orang lain akan membuatnya membahagiakan kita di saat yang tak terduga, percayalah!

16. Jaga tingkah laku.
Banyaklah mendengarkan dan berpikir daripada berbicara, kecuali bila waktunya untuk berbicara. Dengan menjaga lisan dan perbuatan kita, berarti setengah pertempuran hidup telah kita menangkan.

17. Jangan kekanak-kanakan.
Sikap dewasa menunjukkan kepribadian yang kuat dan mempesona. Betapa banyak orang tua yang bahkan belum dewasa! Salah satu tanda kedewasaan seseorang antara lain adalah dari sikap, tutur kata, dan caranya di dalam mengambil keputusan secara arif dan bijaksana.

18. Jangan mencari kesalahan orang lain.
Hidup kita terlalu singkat untuk melakukan hal ini.

19. Jangan rendah diri.
Sudah seharusnyalah kita menerima dan memperbaiki kekurangan kita tanpa pernah merasa minder atau kecil di depan orang lain. Percayalah, tidak seorang manusia pun yang sempurna di muka bumi ini!

20. Jangan sombong.
Ketahuilah bahwa selalu ada yang lebih daripada kita. Kesombongan menandakan kekosongan.

21. Kembangkan minat pada berbagai hal.
Jangan membatasi diri anda, perluas bakat, minat, kemampuan, pengetahuan, dan keahlian anda. Memiliki satu keahlian atau spesialisasi akan terasa lebih baik dan sempurna jika ditunjang dengan keahlian dalam bidang yang lainnya, sehingga anda akan semakin "bersinar" dan penuh pesona.

22. Selalu baik pada orang lain.
Jangan pernah merasa dendam sekalipun kepada orang lain, bahkan kepada mereka yang pernah menyakiti kita. Cintailah yang di bumi, niscaya yang di langit akan mencintaimu.

23. Selalu belajar.
Semakin sering anda belajar, maka semakin banyak yang anda ketahui. Ilmu ini dapat menjadi lahan amal bagi anda, sehingga anda merasakan nikmatnya berbagi dan indahnya ilmu.

24. Selalu mengikuti informasi dan perkembangan terkini tentang apapun.
Dengan banyak mengetahui hal yang paling baru, maka anda akan tampil semakin percaya diri dan penuh pesona. Semakin banyak hal baru yang anda tahu, maka akan semakin banyak pula yang mencari dan mengejar anda...yakinlah!

25. Selalu tegap, sigap, dan siap.
Posisi atau postur tubuh anda di dalam berkomunikasi dengan orang lain akan mengungkapkan siapa diri anda yang sebenarnya. Oleh karenanya, milikilah rencana, target, dan strategi (persiapan) yang matang dan semangat yang tak pernah pudar!

26. Selalu tersenyum pada orang lain.
Orang akan lebih senang melihat wajah yang dihiasi senyuman daripada wajah yang selalu disertai ratapan atau keluhan.

27. Senang bekerja sama dengan orang lain.
Inilah yang membuat jaringan (network) kita semakin luas, erat, dan kuat.

28. Senang menolong orang lain.
Dengan gemar menolong orang lain, maka pada hakikatnya kita menolong diri kita sendiri. Semakin banyak orang yang kita tolong, maka akan semakin sering pula kita ditolong oleh Allah dengan cara-Nya yang tak terduga.

29. Terimalah nasib apa adanya.
Tetaplah tenang dan tabah, ingatlah bahwa "badai pasti berlalu" dan "roda itu berputar". Jangan suka mengeluh, menggerutu, atau bahkan mencaci-maki nasib. Jangan sampai berkata atau menganggap bahwa Allah itu tidak adil! Justru di sinilah letak keadilan-Nya.

30. Selalu senyum pada semua orang
Ini adalah hal yang sangat murah untuk dilihat tapi sangat susah untuk dilakukan. Selalulah tersenyum kepada semua orang jangan selalu cemberut karena itu akan menandakan bahwa anda masih kekanak-kanakan, tapi sayangnya masih minim orang yang mengetahuinya dan melakukannya


Sumber :
1. http://www.kaskus.co.id/thread/51d00dca05346aae49000009/10-sikap-yang-harus-kita-penuhi-saat-kita-dewasa-dan-cara-menjadi-dewasa

Kamis, 01 Januari 2015

POLA PIKIR TERUS BERTUMBUH

Apa Itu Pola Pikir Terus Bertumbuh?

Pencetus pola pikir terus bertumbuh adalah seorang pakar psikologi dari Universitas Stanford bernama Carol Dweck. Menurut Dweck, growth mindset adalah pola pikir yang melahirkan pandangan bahwa kualitas bersifat dinamis; Kualitas senantiasa berubah seturut waktu; Hari ini seseorang menyandang predikat ‘cerdas’ dan ‘berbakat’, bukan berarti predikat itu ia sandang selamanya.
Pada gilirannya, pandangan itu akan melahirkan sifat haus untuk belajar. Karena kualitas senantiasa berubah, maka satu-satunya kunci untuk menjadi orang yang berkualitas adalah terus-menerus belajar, terus menerus bertumbuh.
Lalu, apa pentingnya pola pikir ini dalam dunia kerja? Untuk menjawab itu, mari kita lihat pandangan dan tindakan apa saja yang lahir dari pola pikir ini

Pandangan

1. Kualitas

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, pola pikir growth mindset melahirkan pandangan bahwa kualitas bersifat dinamis alias selalu berubah. Kualitas bukanlah pemberian dari sononya, melainkan diperoleh lewat pembelajaran yang terus menerus.
Nah, karena kualitas (kecerdasan dan bakat) terus menerus berubah, itu artinya siapa saja bisa menjadi orang yang berkualitas. Bukan hanya orang yang secara genetis cerdas yang dapat menjadi orang yang cerdas; Cerdas-tidaknya seseorang bukan tergantung pada faktor genetis, melainkan seberapa rajin ia belajar bertumbuh.

2. Kesuksesan

Orang yang memiliki pola pikir growth mindset memandang bahwa kesuksesan dapat diraih oleh siapa saja; Bukan hanya orang cerdas dan berbakat (secara genetis) saja yang dapat meraih sukses; Semua dapat meraih sukses asalkan tekun belajar dan bertumbuh.

3. Kegagalan

Orang yang memiliki pola pikir growth mindset tidak cemas dan galau hanya gara-gara ia menemui kegagalan. Ini dikarenakan, baginya kegagalan merupakan suatu keniscayaan yang tidak dapat disangkal.
Ia percaya bahwa hidup senantiasa berubah. Hari ini, mungkin dia sudah menyelesaikan tugasnya. Tetapi, itu bukan berarti, besok ia bebas dari tugas. Selama manusia memiliki napas, selalu saja ada kepentingan yang harus dicapai, selalu ada masalah yang harus diatasi.
Menyadari kenyataan ini, orang yang memiliki pola pikir growth mindset menganggap bahwa kegagalan merupakan bukti bahwa kemampuan dan kualitasnya sudah tidak revelan lagi bagi dunia yang terus berubah; Kegagalan merupakan tanda bahwa ia harus memperbarui kualitasnya sedemikian sehingga untuk mengimbangi perubahan dunia.

4. Usaha dan perjuangan

Bagi orang yang memiliki pola pikir growth mindset, usaha dan perjuangan (seperti halnya dengan kegagalan) merupakan suatu keniscayaan. Hal ini dikarenakan mereka percaya bahwa dunia selalu berubah. Karena dunia selalu berubah, kualitas yang mereka miliki hari ini belum tentu cukup untuk mengimbangi perubahan dunia di hari esok.
Nah, untuk mengimbangi perubahan di hari esok, tidak ada jalan lain selain terus-menerus memperbarui kualitas. Cara memperbarui kualitas, ya, dengan berusaha dan berjuang.

Tindakan

1.  Berani

Orang yang memiliki pola pikir terus bertumbuh tidak cemas dan takut saat kualitasnya diuji waktu. Ia tidak cemas dengan perubahan yang dihadapinya. Hal ini dikarenakan, ia sadar bahwa kualitas yang sekarang dimilikinya hanya bersifat sementara. Baginya, tidak ada zona aman di mana ia dapat menetap di sana selamanya. Setiap hari merupakan tantangan yang perlu ditaklukkan.
Lebih dari itu, karena ia berpikir bahwa kualitas (kecerdasan) yang dimilikinya bersifat sementara, ia tidak memiliki beban untuk mempertahankan kualitas itu. Ia tidak memiliki kepentingan untuk mempertahankan predikat ‘cerdas’ yang disandangnya. Ia tidak peduli terhadap penilaian orang ketika mereka mengatahui ternyata kualitas yang dimilikinya tidak sehebat kedengarannya.
Dalam dunia kerja, keberanian seperti ini sangat penting. Dengan keberanian ini, kita tidak takut untuk keluar dari zona yang membuat kita terbuai. Sebagai contoh, suatu saat, atasan kita memuji kecerdasan dan kemampuan kita. Nah, karena kecerdasan kita, ia mempercayakan tugas yang berat kepada kita. Jika kita memiliki pola pikir growth mindset,  kita akan menerima tugas itu tanpa beban. Hal ini dikarenakan, tidak ada beban bagi kita untuk mempertahankan predikat ‘cerdas’ yang kita miliki. Kita tidak takut bahwa, dengan menerima tugas itu, jangan-jangan nanti terbukti bahwa kita tidak memiliki kemampuan untuk menyelesaikannya; Jangan-jangan nanti terbukti bahwa kita tidak layak menyandang predikat ‘cerdas’.

2. Kekurangan

Orang yang memiliki pola pikir growth mindset senantiasa memandang kekurangan sebagai keniscayaan. Dunia selalu berubah, kualitas pun berubah, maka tak heran jika kita memiliki kekurangan. Demikian menurut orang yang berpola pikir growth mindset.
Kekurangan merupakan tanda bahwa kualitas yang ia miliki tidak lagi memadai untuk menghadapi perubahan dunia.
Bagi orang yang berpola pikir growth mindset, yang bisa dilakukan untuk menghadapi kekurangan adalah dengan mengatasinya. Sikap ini merupakan kebalikan dari sikap orang yang memiliki pola pikir fixed mindset. Orang yang berpola pikir fixed mindset mengira bahwa kekurangan merupakan bukti bahwa mereka tidak berkualitas. Akibatnya, mereka malu saat menyadari diri mereka memiliki kekurangan. Dan, karena malu, mereka menutupi kekurangan itu dengan gengsi untuk bertanya dan meminta bantuan orang lain.
Sebaliknya, orang yang berpola pikir growth mindset akan aktif bertanya dan meminta bantuan orang lain saat menyadari ia memiliki kekurangan. Ia tidak memiliki kepentingan untuk menyembunyikan kekurangan itu dari orang lain.

3. Tujuan

Pendorong utama tindakan orang yang memiliki pola pikir growth mindset adalah ‘mengembangkan diri’. Dunia senantiasa berubah, kemampuan dan kualitas yang hari ini dimiliki belum tentu menjadi senjata yang relevan untuk menghadapi hari esok. Nah, menyadari kenyataan ini, orang yang memiliki pola pikir growth mindset terdorong untuk selalu mengembangkan kualitas dirinya.
Dalam dunia kerja, sikap seperti ini sangat penting. Pengembangan diri menjadikan  seseorang selalu siap menghadapi tugas yang berat yang diberikan perusahaan kepadanya.


4. Usaha dan perjuangan

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, orang yang memiliki pola pikir terus bertumbuh menganggap bahwa usaha dan perjuangan merupakan keniscayaan. Mereka tidak merasa terbebani manakala harus berusaha keras demi mencapai tujuan.
Predikat ‘cerdas’ dan ‘berbakat’ yang mereka sandang hari ini tidak menjadikan mereka malu untuk berusaha.
Dalam dunia kerja, orang yang memiliki pola pikir ini cenderung lebih tahan banting dibanding orang yang berpola pikir fixed mindset. Bagi orang yang berpola pikir fixed mindset, usaha dan perjuangan adalah cerminan ketidakmampuannya. Celakanya, bagi mereka, ketidakmampuan merupakan hal yang memalukan. Ketidakmampuan merupakan bukti bahwa mereka tidak berbeda dengan kebanyakan orang; Ketidakmampuan merupakan bukti bahwa mereka tidak istimewa.
Nah, karena ketidakmampuan merupakan hal yang memalukan, saat menyadari bahwa mereka tidak mampu, mereka pun akan sangat terganggu. Tugas yang berat, yang memaksa mereka untuk berjuang demi menyelesaikannya membuat mereka kehilangan kepercayaan diri. Akibatnya, mereka pun merasa tidak layak menunaikan tugas itu dan menyerah karenanya.
Sebaliknya, orang yang memiliki pola pikir growth mindset tidak berkepentingan dengan predikat ‘cerdas’ atau ‘berbakat’. Mereka tidak memandang bahwa orang yang cerdas adalah orang yang mampu mencapai kesuksesan tanpa perlu banyak berusaha. Membuktikan bahwa dirinya orang yang cerdas bukanlah fokus perhatian mereka. Fokus perhatian mereka adalah bagaimana cara menghadapi suatu tantangan.
Nah, saat mereka menghadapi suatu tugas yang berat, mereka pun tidak malu jika mereka harus banyak berusaha demi menyelesaikan tugas tersebut. Walhasil, mereka pun lebih tahan banting.


5. Kritik

Orang yang memiliki pola pikir terus bertumbuh tidak pernah terganggu dengan kritik. Mereka justru terbuka dan mengharapkan kritik dari semua orang. Sikap ini sangat bertolak belakang dengan sikap orang yang berpola pikir fixed mindset. Bagi mereka, kritik merupakan perongrong kehebatan mereka. Mengapa? Karena kritik merupakan bukti bahwa kecerdasan, kemampuan, dan bakat yang mereka miliki mengandung titik kelemahan. Kritik sangat mengganggu karena kritik membatalkan predikat ‘berkualitas’ yang disandangnya.
Sebaliknya, bagi orang yang berpola pikir terus bertumbuh, kritik adalah pendukung kemajuan. Karena kualitas terus-menerus berubah, maka seseorang perlu dikritik agar menyadari dan mengetahui apa yang kurang dari kualitasnya . Bagi orang yang berpola pikir terus bertumbuh, kritik adalah PERINGATAN saat mereka lengah. Dengan kritik, seseorang mengetahui apa saja yang harus dilakukannya untuk menyempurnakan kualitasnya.
Dalam dunia kerja, hampir mustahil kita tidak pernah mendapat kritik atas hasil kerja dan usaha kita. Dengan memiliki pola pikir terus bertumbuh, kita akan menanggapi kritik itu dengan senang hati. Hal ini pada akhirnya akan turut serta memengaruhi kinerja kita.
Pandangan dan sikap di atas hanyalah beberapa contoh pandangan dan sikap yang lahir dari pola pikir terus bertumbuh. Tentu masih banyak lagi sikap dan pandangan yang lahir dari pola pikir itu. Jika ditulis semuanya di sini, tentu tidak akan cukup. Yang terpenting, ada alasan mengapa Anda harus memiliki pola pikir terus bertumbuh.
Nah, jika saat ini Anda terjebak pada pola pikir fixed mindset dan bingung harus bagaimana untuk menghilangkan pola pikir itu dan menggantinya dengan pola pikir terus bertumbuh, Anda dapat merenungkan bahwa dunia ini senantiasa berubah. Prinsip kehidupan adalah perubahan. Tidak ada yang tidak berubah di dunia ini kecuali perubahan itu sendiri.
Nah, karena dunia senantiasa berubah, konsekuensinya, kualitas pun harus berubah. Kualitas yang Anda miliki sekarang tentu tidak akan relevan lagi digunakan sebagai alat untuk menghadapi hari esok. Oleh karena itulah, Anda wajib memperbarui kualitas Anda. Anda wajib belajar dan bertumbuh. Anda wajib membekali diri dengan kemampuan, keterampilan, dan pengetahuan yang revelan untuk hari esok.
Dengan menyadari kenyataan di atas, lama kelamaan, di dalam pikiran bawah sadar Anda akan tertanam sistem kepercayaan bahwa segala sesuatu senantiasa berubah, demikian halnya dengan kualitas diri. Pada gilirannya, sistem kepercayaan ini akan menuntun Anda untuk bersikap sebagaimana sikap mereka yang berpola pikir terus bertumbuh.

Sumber :
1. http://aquariuslearning.co.id/terus-bertumbuh-mindset-sukses-yang-wajib-anda-miliki/